Feeds:
Tulisan
Komentar

Sunguh ironis sekali dikala umat islam sedang semangat2xnya ingin mengaplikasikan islam secara benar, disaat itu pula antek2x Zionis ISRAEL yang notabene Jaringan Islam Liberal (JIL) mulai mengadu domba umat islam dengan mengatas namakan NU dan Muhammadiyah.
Lanjut Baca »

Siapakah dia, notabene mereka adalah penggembala khilafah islam,notabene mereka adalah pemikir ulung. Sungguh demi Allah mereka punya niatan yang baik bahkan sangat baik yaitu mendirikan khilafah islam. Namun sangat disayangkan sekali niat yang baik tanpa dilandasi ilmu yang memadai maka akan lebih cenderung tersesat dan menyalahi sunnah rasul. Kenapa demikian karena mereka atau kelompok mereka tidak ada ulamanya, alias hanya mengandalkan otak doang. Mana ada mereka sekaliber ustadz hidayat nurwahid, salim segaf al jufri, ustadz abu bakar ba’asyir,ustadz ja’far umar thalib. Siapakah mereka…? Mereka adalah Hizbut Tahrir, harakah islamiyah yang punya semangat tingggi dan niatan yang baik, tapi tidak dilandasi akan ilmu. Wallhu a’lam

Sebelum MUI berfatwa tentang haramnya golput maka para kyai NU sudah mengisyaratkannya, ini bisa dibaca :

Umat Islam, khususnya warga NU dihimbau menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2009 sambil tetap memegang teguh etika berpolitik dan tidak meninggalkan tugas kemaslahatan dakwah dan social kemasyarakatan. Demikian rekomendasi sejumlah kyai dan ulama NU yang berkumpul di Pesantren Edi Mancoro Salatiga.

Rekomendasi tersebut nantinya akan diberikan kepada PB NU. Salah satu yang ditekankan adalah para kyai meminta warga NU untuk berpasrtisipasi aktif dalam pemilu dengan menggunakan hak pilihnya. Acara tersebut dipimpin KH Mustofa Bisri (Rembang), KH Dimyati Rois (Kendal), KH Munif Muhammad Zuhri (Demak), KH Muchlas Dimyati (Cirebon), Rois Syuriah PWNU Jateng KH Masruri Mughni, dan KH Mahfudz Ridwan selaku tuan rumah. Hadir memeriahkan silaturahmi para pengurus syuriah NU dari kab/kota se-Jateng. Pada kesempatan itu dibahas persoalan situasi nasional dan kebangsaan, kondisi sosial ekonomi kerakyatan, peta dan posisi NU dalam percaturan politik nasional.

Di akhir acara, KH Mustofa Bisri (Gus Mus) membacakan rumusan hasil halaqoh para kyai yang akan dijadikan rekomendasi untuk PB NU. Pertama, para kyai merekomendasikan untuk meneguhkan dan mengingatkan kembali 9 butir etika berpolitik NU. Sembilan butir tersebut di antaranya agar warga NU dalam berpolitik menggunakan hak seluas-luasnya, memegang teguh azas demokrasi, memerankan politik dengan santun dan beretika, serta memenuhi aspirasi masyarakat.

Rekomendasi kedua menyerukan kepada semua kader yang terlibat dalam politik praktis agar tetap memperhatikan 9 butir etika berpolitik NU. Ketiga, kader NU yang terlibat aktif dalam kegiatan politik praktis diharapkan tidak menjadikan kegiatannya itu sebagai pembenaran untuk meninggalkan tugas-tugas kemaslahatan dakwah dan social kemasyarakatan.

Menurut penjelasan KH Dimyati Rois dihadapan wartawan, kegiatan silaturahmi merupakan konsolidasi para kyai menjelang pemilu 2009. Salah satu yang dikonsolidasikan adalah para kyai meminta warga NU menggunakan hak pilih seluas-luasnya dalam Pemilu 2009 dengan mempertimbangkan partai politik yang berdirinya difasilitasi PBNU yaitu PKB. “Para kyai juga menegaskan agar warga NU menggunakan networking (jaringan) kyai untuk memenangkan PKB,” tandasnya.

Bagi Mbah Dimyati Rois memilih pemimpin adalah kewajiban setiap warga NU. sehingga tidak mungkin menyia-nyiakan sarana yang bertujuan untuk memilih pemimpin. “Siapa yang akan memilih pemimpin NU jika bukan warga NU sendiri. Melalui PKB-lah NU akan mempunyai pemimpin pilihannya,” katanya. (Alf/Diolah dari berbagai sumber)

NILAI HARAKAH/JAMAAH ISLAM DIDUNIA

NAMA AQIDAH IBADAH J IHAD KAFFAH TOTAL

NU(C) 6                   5                  4          4                 19

MUH(B) 8                    7                  5           6                26

PERSIS (B) 9                8                   6           6                   29

ALIRSYAD (B) 9         8                  6            6                  29

HIDAYATULLAH (B) 9 8              7           7                 31

SALAFY (B) 9               8                  4            5                   26

HT (B) 6                    8                  6             7                  27

PKS/IM ( A) 9                8                  9            9                   35

ALQAEDA (A) 9            8                   9           7                    33

LDII  (E)        4                 5                   4           4                    17

SYIAH (D)   4                  8                    9           7                     28

AHMADIYAH (E) 4        5                  4            4                    17

JIL (E)          3                    3                    3             3                   12

Maaf tidak bisa disebutka semuanya.

Analisa

Warna Hijau insyaAllah Ahlus Sunnah (Wallahu a’lam)

Warna Merah insyaAllah Aliran Sesat (Wallahu a’lam)

Harakah PKS/IM dan ALQAEDA/JI/ANSHARUT TAUHID adalah harakah yang punya tingkat lebih baik dan kaffah dibandingkan yang lainnya.

NU kenapa nilanya C adalah karena aqidah dan ibadahnya mendekati bid’ah.

Wallahu a’lam

Kesimpulan : sebaiknya kelompok hijau bersatu dan saling bekerjasama dalam hal yang baikl2x, kemudian saling diskusi terhadap hal2x yang menyebabkan ikhtilaf.

“Salafy, NU, Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, HT, MMI, Ansharu Tauhid, FPI, PKS, dan aliran yang dianggap sesat seperti JIL, Syiah, LDIILanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »